Apa yang mau aku sampaikan pagi ini adalah orang susah/miskin tidak boleh penakut atawa penjijik. Sebab besar kemungkinan, situasi yang menakutkan atau menjijikkan akan menjadi peluang untuk bangkit dari kemiskinan.
Conto: ketika satu rumah/tempat yang kondang angker memerlukan penjaga malem, dan hampir tiada yang mau mengisi pekerjaan tersebut, hai si miskin datangilah. Itu peluangmu untuk bilang, "Wani piro?"
Conto lain: ketika ada seorang nenek peyot ganjen yang tidak berhenti mengomel dan sebentar-sebentar meludah di sembarang tempat dan ia memerlukan asisten untuk mendampingi ke sana ke mari, datangilah. Katakan, "Wantun pinten?".
Tidak ada komentar:
Posting Komentar